Sayur Asam Kacang Panjang
Terkantuk-kantuk belakang dayung
Aku tak pernah tidur
Dengan setumpuk ikan di perahu
Mungkin cukup sehari hidup
Sayur asam kacang panjang
Hari esok akan panjang
Sayur asam kacang panjang
Hari esok, cahaya terang, biduk mengambang
Terkantuk-kantuk belakang lesung
Aku tak pernah tidur
Dengan setumpuk padi dan jagung
Mungkin cukup sehari hidup
Lai...lai...lai...lai...
Lai...lai...lai...lai...
Lai...lai...lai...lai...
Lai...lai...lai...lai...
Sayur asam kacang panjang
Hari esok akan panjang
Sayur asam kacang panjang
Hari esok, cahaya terang, biduk mengambang
Terkantuk-kantuk belakang kampung
Aku tak pernah tidur
Dengan sekotak wayang dan gambang
Mungkin cukup sehari hidup
Sayur asam kacang panjang
Hari esok akan panjang
Sayur asam kacang panjang
Hari esok, ku simpan lara, ku simpan rasa
Di dasar hati
Lai...lai...lai...lai...
Lai...lai...lai...lai...
Lai...lai...lai...lai...
Lai...lai...lai...lai...
Tidur...
Tidur...
Tidur...
Tiduuuuuuuuur...
Lenggang-lenggung Badai Lautku
Haiya...haiya...haiya...
Haiya...haiya...haiya...
Hmmm......
Berbondong-bondong nelayan ke laut
Berbondong-bondong nelayan ke laut
Apakah yang terjadi?
Aku tak tahu
Apakah yang terjadi?
Hey, disitu!
Kiranya nelayan muda kembali
Hanya perahu
Meninggalkan istri lama
Bersedih menunggu
Kenapa tak kembali?
Kenapa tak kembali?
Kenapa tak kembali, nelayanku...
Nelayanku...
Lenggang-lenggung badai lautku
Lenggang-lenggung badai lautku
Badai...
Badai...
Badai...
Lautku!
Tuesday, 29 May 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment